Selasa, 08 Oktober 2019

UPAYA UMN MEMANFAATKAN AIR SEBAGAI AIR DAUR ULANG

Universitas Multimedia Nusantara
(Source: IDN Times)


TANGERANG, Indonesia - Univesitas Multimedia Nusantara telah menjadi salah satu universitas yang mengusung tema “Green Campus”, yang kerap kali menjadi perbincangan orang-orang disekitar gading serpong, yang katanya universitas ini  dikenal sebagai gedung yang hemat energi. Bahkan saat ini UMN juga memiliki sumber air yang akan di daur ulangkan. Penggunaan energi baik itu air maupun listrik diperhitungkan, agar tidak mengganggu kestabilan lingkungan
Sejak Universitas Multimedia Nusantara membangun sebuah gedung pertama kalinya yaitu New Media Tower (Gedung A) hingga adanya sebuah gedung baru Jakoeb Oetama PK Ojong Tower (Gedung D), Konsep bangunan UMN ingin menjadikan kampus ini menjadi kampus yang memiliki tema penghijauan, bisa kita bilang “Green Campus”, tujuannya untuk mengedepankan kepedulian dan meningkatkan kesadaran mahasiswa di lingkungan kampusnya. Perihal itu, kebijakan UMN saat ini tak hanya menjalani sebagai kampus yang hemat energi listrik, namun UMN juga melakukan penghematan air, dengan tidak menggunakan air tanah. Untuk penggunaan air bersih, UMN menggunakan air PAM Gading Serpong. Penggunaan air bersih yang berasal dari PAM ini akan digunakan untuk mencuci tangan di air wastafel, check waster (Saat melakukan pemeriksaan pembuangan) di toilet, hingga untuk mengambil air wudhu di musholla. Kemudian pembuangan hasil pemakaian air bersih tersebut pun akan dikelola melalui sistem daur ulang yang dinamakan STP (Sewage Treatment Plant).
Air bersih yang digunakan untuk wastafel

Proses Pengolahan Limbah
Universitas Multimedia telah melakukan daur ulang limbah sanitasi menjadi salah satu alternatif yang diterapkan untuk mengurangi tingkat pencemaran air. Dalam mengolah air daur ulang tersebut, UMN menyediakan lahan khusus di are basement yaitu diruang STP (Sewage Treatment Plant). Langkah ini tentunya juga mendukung adanya pencegahan dampak pembuangan limbah ke sungai.
Dalam proses pengolahan air  daur ulang ini akan memakan waktu sekitar 1-2 hari, hal itu tergantung prosesnya juga karena masing-masing setiap gedung memiliki volume air yang berbeda-beda.
Pengolahan limbah di masing-masing pembagian gedung tentunya memiliki kapasitas berbeda-beda, UMN membaginya menjadi tiga lokasi, Gedung A dan B akan dijadiin satu, lalu ada gedung C dan gedung D. Kapasitas limbah yang dapat diolah gedung A sekitar 150 m3, gedung C dan gedung D masing-masing sebesar 300m3. Jika dibagi keseluruhannya, menurut Ervin sekitar 1-2 hari cukup untuk diproses pengolahan air daur ulangnya.
Selama ini, menurut Ervin selaku Engineering di UMN, proses pengolahan air daur ulang ini tidak memiliki kendala ataupun kekurangan, mungkin bisa dikatakan bahwa bisa kami bilang kesalahan teknis. Ketika kita mengalami kesalahan teknis seperti pompa air yang bermasalah sehingga tidak dapat berjalannya proses penyaringan air filter karena tidak semua sampah-sampah organic melainkan ada juga sampah plastik, sampah tisu, bahkan sampah kertas. Karena kalau sampah yang bukan organik itu tidak dapat diolah, maka dari itu pihak teknisi UMN harus setiap hari meluangkan waktunya untuk memantau, dan membersihkan saringan-saringan
Dalam pengolahan air daur ulang di UMN terbagi dalam dua proses utama, yaitu STP (Sewage Treatment Plant), dan WTP (Water Treatment Plant). Berikut ini adalah penjelasan tahapan-tahapan proses daur ulang limbah air yang terdapat di Universitas Multimedia Nusantara.
1.        Sewage Treatment Plant (STP)
STP (Sewage Treatment Plant) adalah tahap pemurnian air dari kandungan kotoran. Dalam proses memurnikan air tersebut harus melalui beberapa tahapan yang penting yaitu Ekualisasi (equalization), Aerasi (Aeration), Sedimentasi (Sedimentation), dan Efluen (Effluent).

·   Ekualisasi (Equalization)
Merupakan tahapan paling awal dapam proses daur ulang limbah air. Tahapan ini berfungsi untuk memisahkan limbah-limbah padat yang berukuran besar, dan proses penghancuran sisa kotoran yang ikut masuk ke dalam dan tercampur dengan air limbah. Stelah malalui proses pemisahan dan pengahncuran tersebut, cairan tersebut di masukan ke grease trap yang bertujuan untuk menghancurkan kembali sisa kotoran yang dapat mengganggu proses biologis dalam air.

Proses Ekualisasi
·   Aerasi (Aeration)
Setelah melalui proses penyaringan dan penghancuran kotoran, air limbah tersebut dialirkan kedalam kolam yang juga dialiri oksigen di dalamnya. Tujuan dari pengaliran oksigen tersebut untuk menurunkan BOD (Bio-chemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang terdapat pada air limbah tersebut. Pengolahan tersebut dilakukan oleh mikroorganisme yang terdapat dan melekat pada disk yang berputar tesebut. Air yang diputar berfungsi untuk memberikan oksigen pada mikroorganisme yang bertugas untuk membunuh bakteri dan racun yang tekandung dalam air daur ulang tersebut. 
·   Sedimentasi (Sedimentation)
Pada proses sedimentasi ini, hasil dari air yang sudah dialirkan oksigen kemudian diendapkan dan dipisahkan dari lumpur, dalam proses pengendapan ini kita dapat melihat terdapat dua jenis lumpur yaitu lumpur aktif yang berada di permukaan air biasanya masih mengandung bakteri dan akan diolah kembali ke proses awal agar mendapatkan hasil yang lebih jernih kembali. Lumpur pasif yang berada di dasart kolam akan diangkut dan dibuang. Lumpur pasif yang dibuang itu tidak akan menyebabkan pencemaran lingkungan bahkan dapat digunakan untuk aktivitas pertanian.

Blower yang harus menyala 24 jam untuk membantu proses daur ulang

·   Efluen (Effluent)
Pada tahap efluen ini air yang sudah melalui proses-proses sebelumnya di jernihkan kembali dengan menambahkan chlorine untuk menghilangkan warna, bau dan rasa pada air, serta menambah beberapa filter yaitu filter karbon dan filter pasir untuk memaksimalkan hasil dari air daur ulang tersebut. Jika semua sudah memenuhi standar, air daur ulang tersebut dapat dikembalikan ke lingkungan karena sudah aman dan tidak akan mencemari lingkungannya. Air yang akan digunakan kemabali akan masuk ke proses berikutnya yaitu Water Treatment Plant (WTP).

2.               Water Treatment Plant (WTP)
Setelah melalui tahap STP, air daur ulang tersebut akan melewati proses WTP untuk mendapatkan hasil yang lebih jernih dan lebih maksimal dari air daur ulang tersebut. Air yang mengandung chlorine kemudian akan diendapkan kembali untuk menurunkan kembali kadar chlorinenya. Lalu air akan di filtrasi lagi mengguakan alat filter pump untuk memastikan lagi tidak ada lagi pasir yang terbawa oleh air. Setelah mlalui proses terakhir tersebut air akan di simpan  menggunakan ground water tank yang berada di atas gedung dan akan dialirkan kembali.

Penyimpanan air yang sudah siap dipakai

Pemanfaatan Air Daur Ulang
Air daur ulang yang dipergunakan untuk menyiram tanaman

Meski air daur ulang tersebut tidak dapat dikonsumsi atau dipergunakan kembali layaknya air bersih, namun air hasil daur ulang di UMN mampu mencukupi untuk tiga kebutuhan, yaitu flush toilet, menyiram tanaman, dan pendingin ruangan (AC sentral). UMN memanfaatkan air daur ulang yang didinginkan. Pihak UMN pastikan AC sentral dari daur ulang memiliki kualitas yang baik.
“Pengolahan air daur ulang ini, biasanya kami proses pengolahan dari wastafel, wc toilet, dari urinoir, kemudian dari kantin, pengolahan air kotoran itu semua masuk ke ruangan yang namanya STP (Sewage Treatment Plant), kemudian disitulah akan diolah, setelah itu semua udah diolah hasilnya akan kita tampung di stuatu tempat treatment water plant dan di diskusikan seperti gimana nantinya.”ujar Bapak Ervin selaku Engineering di Universitas Multimedia Nusantara.
UMN melakukan pengecekan berkala untuk memastikan kualitas air dan mesin daur ulang. Setiap 3 bulan sekali untuk melakukan uji laboratorium kualitas air, sedangkan untuk pengecekan mesin akan dilakukan setiap seminggu sekali.

INFOGRAFIS




VIDEO


KELOMPOK:
FARAH MEILINDA PUTRI (00000009894) - As Writing
JOHANITO DWI (00000026428) - As Writing
AMINI NURAISA (00000026496) - As Editing Infographics and Reporter
IMAM QUSHOYYI (00000026541) - As Editing Infographics and Video
MARTINUS PUTRA PRATAMA (00000025818) - As Editing Video

Tidak ada komentar:

Posting Komentar